Jadilah diri sendiri, jangan terbawa arus pergaulan buruk
Remaja, ini adalah masa-masa rentan dalam proses pergaulan. Dimana pada masa ini 70 persen kepribadiannya ditentukan oleh lingkungan yang menaungi nya.
Tak bisa dipungkiri, karena kegiatan yang dilakukan sebagian besar adalah di sekolah dari pagi sampai sore. Walaupun banyak juga sekolah yang kegiatan belajar mengajar nya hanya sampai siang hari. Tapi, walaupun begitu, kebanyakan remaja tidak langsung pulang ke rumah, melainkan pergi bersama teman-teman nya, entah itu sampai sore bahkan malam hari. Jadi, terkadang waktu di rumah bersama orang tua hanya malam hari saja.
Disini kita gak membahas bagaimana cara orang tua mendidik dengan waktu bersama anak yang terbilang singkat. Melainkan, bagaimana anak remaja itu menjadi diri nya sendiri disaat masanya banyak bergaul dengan orang lain.
Bagi kalian remaja yang masih sekolah, mungkin jika melihat teman yang begajulan, suka bolos, suka mainin cewek, itu terlihat keren, kekinian, jagoan dll. Lalu kamu dengan senang hati berusaha mengikuti teman seperti itu. Dan padahal, itu bukan fashion kamu banget. Ini sangat salah, sangat fatal, ini hanya membuat kamu tersiksa, bahkan teman-teman mu yang lain bisa menjauhimu. Sekali lagi, jangan mengikuti kebiasaan buruk teman yang tidak ada pada dirimu.
Maksudku, lihat dirimu sendiri, apa yang ada pada dirimu, apa yang merupakan fashion mu. Jika kamu bisa ngaji qori misalkan, tonjolkan lah kepada orang lain. Jika kamu bisa berwira usaha, maka praktikkan lah. Jika teman mu di sekolah seragamnya gak pernah dimasukkin, sedangkan kamu tak biasa seperti itu, maka pakailah sebagai mana kamu nyaman. Sekali lagi, jadilah pribadi apa adanya.
Tapi walaupun begitu, bukan berarti kamu harus menyendiri, terpisah dari teman, tak pernah ikut main. Tidak, bukan berarti seperti itu. Justru, bergaul dengan teman itu suatu keharusan. Bahkan, kita harus unggul diantara teman-teman kita, entah itu teman yang pergaulannya seperti apa.
Karena, secara sadar atau tidak, jika kita mempunyai prinsip tidak pernah ikut-ikutan pergaulan teman yang membuat fashion kita mati, jati diri kita hilang, dan tetap berpegang teguh pada kepribadian sendiri, kita akan memiliki nilai pandang tersendiri dihadapan teman kita, yang membedakan kita dari yang lain. Itu adalah nilai plus yang sangat berharga.
So, jadilah diri sendiri.
*Yovanda Yusdiana Haris
Tak bisa dipungkiri, karena kegiatan yang dilakukan sebagian besar adalah di sekolah dari pagi sampai sore. Walaupun banyak juga sekolah yang kegiatan belajar mengajar nya hanya sampai siang hari. Tapi, walaupun begitu, kebanyakan remaja tidak langsung pulang ke rumah, melainkan pergi bersama teman-teman nya, entah itu sampai sore bahkan malam hari. Jadi, terkadang waktu di rumah bersama orang tua hanya malam hari saja.
Disini kita gak membahas bagaimana cara orang tua mendidik dengan waktu bersama anak yang terbilang singkat. Melainkan, bagaimana anak remaja itu menjadi diri nya sendiri disaat masanya banyak bergaul dengan orang lain.
Bagi kalian remaja yang masih sekolah, mungkin jika melihat teman yang begajulan, suka bolos, suka mainin cewek, itu terlihat keren, kekinian, jagoan dll. Lalu kamu dengan senang hati berusaha mengikuti teman seperti itu. Dan padahal, itu bukan fashion kamu banget. Ini sangat salah, sangat fatal, ini hanya membuat kamu tersiksa, bahkan teman-teman mu yang lain bisa menjauhimu. Sekali lagi, jangan mengikuti kebiasaan buruk teman yang tidak ada pada dirimu.
Maksudku, lihat dirimu sendiri, apa yang ada pada dirimu, apa yang merupakan fashion mu. Jika kamu bisa ngaji qori misalkan, tonjolkan lah kepada orang lain. Jika kamu bisa berwira usaha, maka praktikkan lah. Jika teman mu di sekolah seragamnya gak pernah dimasukkin, sedangkan kamu tak biasa seperti itu, maka pakailah sebagai mana kamu nyaman. Sekali lagi, jadilah pribadi apa adanya.
Tapi walaupun begitu, bukan berarti kamu harus menyendiri, terpisah dari teman, tak pernah ikut main. Tidak, bukan berarti seperti itu. Justru, bergaul dengan teman itu suatu keharusan. Bahkan, kita harus unggul diantara teman-teman kita, entah itu teman yang pergaulannya seperti apa.
Karena, secara sadar atau tidak, jika kita mempunyai prinsip tidak pernah ikut-ikutan pergaulan teman yang membuat fashion kita mati, jati diri kita hilang, dan tetap berpegang teguh pada kepribadian sendiri, kita akan memiliki nilai pandang tersendiri dihadapan teman kita, yang membedakan kita dari yang lain. Itu adalah nilai plus yang sangat berharga.
So, jadilah diri sendiri.
*Yovanda Yusdiana Haris

Komentar
Posting Komentar