Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Saat Santri Daerah Berkunjung Ke Ibukota

Gambar
Aku masih ingat waktu itu kami baru duduk di bangku kelas satu MTs. Aku, Hendri dan Bayu pergi jalan-jalan ketika kegiatan belajar di sekolah dan di pesantren sedang libur. Suatu ketika saat hari minggu. Aku, Hendri dan Bayu izin terlebih dahulu kepada pengurus pondok yang merupakan santri senior, kami pergi jalan-jalan ke Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Kami berangkat jam 05:45 menggunakan kereta Rangkas Jaya dari stasiun Rangkasbitung, jarak dari pesantren ke stasiun kereta tidak sampai berkilo-kilometer dan jika berjalan kaki hanya memakan waktu sekitar 5 menit saja, waktu itu tiket kereta Rangkas Jaya harganya masih murah yaitu 4 ribu rupiah, beda hal nya dengan sekarang, karena ada perbaikan fasilitas maka tiket kereta Rangkas Jaya naik menjadi 15 ribu rupiah. Kereta kami berangkat dari stasiun Rangkasbitung pukul 06:00, demikian aku melihat jam yang melilit di tangan kiriku disertai suara tiupan peluit petugas stasiun sambil mengangkat lampu hijau manual yang ditunju...

Kisah Santri Polos Membenarkan Genteng Majelis Yang Bocor

Gambar
Suatu hari saat aku diperintahkan oleh Kyai untuk membenarkan genteng majelis yang bocor, saat itu aku bersama Adoy, salah satu santri yang polos. Perbaikan genteng berjalan dengan serius, dan suatu ketika genteng yang sudah keropos dan menyebabkan bocor itu telah ditemukan, tetapi, aku dan Adoy lupa membawa genteng pengganti dibawah. Akhirnya aku menyuruh Adoy untuk turun  mengambil genteng pengganti itu. Setelah mengambil genteng dibawah, Adoy kembali ke atas langit-langit dengan membawa genteng itu. Adoy menaiki tangga hati-hati, tangan kanannya memegang ke tangga, tangan kirinya memegang genteng, pelan-pelan tapi pasti. Setelah di ujung tangga, kepala dan badan Adoy sedikit demi sedikit mulai masuk kedalam langit-langit, dan ketika sedikit lagi akan mengangkatkan kaki ke langit-langit, salah satu kaki Adoy menyangkut ke ujung tangga dan membuat tangga bergerak oleng. Lalu, BRAKK!! Tangga pun jatuh ke lantai. Aku dan Adoy panik. “Waduh....tangganya jatuh” aku berteriak...