Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Derita Masyarakat Dalam Membuat E-KTP

Gambar
Sepertinya, masalah dalam pembuatan E-KTP sudah menjadi rahasia umum di Indonesia. Bagaimana tidak, kartu sebagai tanda penduduk Indonesia yang wajib dimiliki oleh masyarakat 17 tahun ke atas ini sangat sulit di buat di Negara ini. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari KTP ini sangat selalu dibutuhkan, entah dalam soal mencari pekerjaan, berbagai transaksi dan lain sebagainya. Saya ingin cerita sedikit pengalaman saya dalam pembuatan E-KTP. Sekitar bulan Oktober 2017 lalu, saya datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Saya datang jam 6 pagi karena mendengar katanya harus datang pagi2. Ternyata, jam 6 pagi sudah ada sebagian orang menunggu di kursi tunggu kantor. Padahal, kantor baru buka jam 8 pagi, saya ikut menunggu sampai kantor buka dan semakin siang semakin ramai saja masyarakat yang datang kesitu. Sekitar jam 8, petugas kantor pun mulai menyiapkan alat2 perekaman dan alat lainnya untuk keperluan pembuatan surat kependudukan. Yang membuat saya terkejut, pet...

Indonesia darurat berita hoax!

Gambar
Zaman sekarang, mungkin kita sudah tidak bisa membedakan mana info valid dan info hoax, karena orang jahat sekarang sangat niat sekali dalam membuat berita hoax dan orang-orang yang menyebarkannya pun tidak teliti dan sangat gampang terprovokasi. Alhasil, subur lah berita hoax di internet. Jangan jauh jauh, kita ambil contoh gempa bumi kemarin (januari, 23,2018), yang terpusat di Lebak Banten. Ya sebetulnya ini adalah Daerah saya sendiri. Yang disayangkan,  Sangat banyak sekali info-info hoax yang menggambarkan akibat  gempa bumi kemarin. Ada yang men-share foto jalan terbelah, video truk terombang-ambing di atas kapal laut. Yang sebetulnya itu adalah foto dan video akibat bencana alam yang lain dan jauh sebelumnya. Dan tak tanggung-tanggung beredar kabar bahwa akan ada gempa susulan di malam harinya dengan skala yang lebih besar. Ini kan udah gila, gila banget. Orang jahat itu  niat bikin hoax dalam suasana bencana alam yang pada waktu itu orang-orang pun sedang pan...

Jadilah diri sendiri, jangan terbawa arus pergaulan buruk

Gambar
Remaja, ini adalah masa-masa rentan dalam proses pergaulan. Dimana pada masa ini 70 persen kepribadiannya ditentukan oleh lingkungan yang menaungi nya. Tak bisa dipungkiri, karena kegiatan yang dilakukan sebagian besar adalah di sekolah dari pagi sampai sore. Walaupun banyak  juga sekolah yang kegiatan belajar mengajar nya hanya sampai siang hari. Tapi, walaupun begitu, kebanyakan remaja tidak langsung pulang ke rumah,  melainkan pergi bersama teman-teman nya, entah itu sampai sore bahkan malam hari. Jadi, terkadang waktu di rumah bersama orang tua hanya malam hari saja. Disini kita gak membahas bagaimana cara orang tua mendidik dengan waktu bersama anak yang terbilang singkat. Melainkan, bagaimana anak remaja itu menjadi diri nya sendiri disaat masanya banyak bergaul dengan orang lain. Bagi kalian remaja yang masih sekolah,  mungkin jika melihat teman yang begajulan, suka bolos, suka mainin cewek, itu terlihat keren, kekinian, jagoan dll. Lalu kamu dengan senang ...

Izinkan Aku bertemu denganmu, walaupun kepedihan yang nanti Aku rasakan

Gambar
Rasa ini sudah hampir tak terbendung dalam benak. Kerinduan demi kerinduan terus menghujam dalam hati. Entah kau merasakan hal yang sama atau malah tidak sama sekali. Izinkan Aku bertemu denganmu, saling bertegur sapa, saling memberi kenyamanan, saling membalas tawa. Aku rindu saat Aku mengejekmu ketika di bawah bibirmu tertinggal bekas makanan, lalu Aku membuangnya, wajahmu tersipu malu dibuatnya. Aku rindu ketika Aku memegang hidungmu, Kamu merasa risih dan cemberut kepadaku, lalu Kita tertawa sama-sama. Aku rindu saat kita duduk  berdua, wajahmu membelakangiku, lalu Aku panggil Kamu dan kuletakkan telunjukku di belakang pipimu, seketika Kau menoleh dan pipimu menabrak telunjukku dan kamu kaget, kamu kesal, lalu Kita tertawa sama-sama. Aku rindu ketika kamu marah-marah, tak sedikit pun senyuman kau berikan padaku karena Aku tak menjaga kesehatanku lalu  jatuh sakit dan membuatmu merasa khawatir. Itu dulu, dulu sekali. Sekarang, entah kemana perhatian-perhatia...

Hanya orang yang "MAU" yang bisa menggapai impian nya

Gambar
Tujuan manusia yang hidup di dunia ini pada hakikat nya ingin mendapatkan kesejahteraan dalam hidup nya. Itu pasti dan tak bisa di elakkan. Jangankan orang yang usianya masih muda dan semangat nya masih membara, orang yang sudah memiliki cucu pun jika ia merasa hidupnya belum menemui titik kebahagiaan pasti terus mengejar massa itu. Tapi, disini kita hanya berbicara anak muda yang sedang mencari jati diri dan kesuksesan dalam hidupnya. Biasanya di usia inilah rasa-rasa penasaran itu muncul, entah itu pada hal baik ataupun buruk. Dan pada massa itulah biasanya kita sedang labil-labil nya dalam memilih pergaulan bahkan sangat mudah terbawa kepada pergaulan yang buruk. Contoh: Bolos sekolah dengan teman, main kesana kesini tanpa ada manfaatnya, bahkan yang lebih buruk ialah minum-minuman keras dan meresahkan masyarakat. Hey kau para kaum terpelajar? Kau menanggap hal itu adalah wajar saat kau masih berusia muda dan menikmati segala nya dari orang tua?  Sejujurnya, itu adalah ...

BENTAR LAGI LULUS SEKOLAH? MAU KULIAH APA KERJA? 3 POIN INI SOLUSINYA!

Gambar
          Dalam dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Sudah barang pasti setelah lulus sekolah bahkan sebelum lulus sudah memikirkan mau kemana kita selanjutnya melangkah. Mendengar teman akan melanjutkan kuliah pasti membuat kita ingin seperti mereka. Tapi, terkadang keadaan yang tidak mendukung untuk melanjutkan kuliah. Entah itu dukungan keluarga, sahabat, yang terpenting faktor ekonomi yang tidak memungkink an. Bagaimana kita menjawab kecemasan pada diri sendiri? 1. Fahami bagaimana keadaan keuangan keluarga. Jika memang keuangan keluarga tidak memungkinkan utk melanjutkan kuliah, apalagi keluarga terutama orang tua tidak mendukung, jangan dipaksakan, sebab itu hanya akan membuat diri sendiri lelah menghadapi segala bentuk biaya kehidupan kedepannya, apalagi tidak mendapat dukungan orang tua, itu fatal akibatnya jika memaksakan. 2. Keluarga ingin kita kuliah, namun lagi2 keadaan keuangan yg tidak memungkinkan. Disini, kita sudah mendapat ge...

KULIAH MAHAL? HOAX!! UBAH PERSEPSI BAHWA TIDAK SEMUA KULIAH MAHAL

Gambar
          Ini yg sering menjadi masalah setiap orang tua yg mendapati anaknya yg sebentar lagi akan lulus sekolah. Terutama bagi orang tua yg memiliki anak lebih dari 2 atau tidak sedikit, apalagi jika penghasilan hanya mencukupi kebutuhan sehari2 saja.           Saya sering mendapati orang tua yg persepsinya terhadap kuliah adalah harus membayar belasan bahkan puluhan juta rupiah. Persepsi ini adalah tidak betul bagi orang2 yg tekadnya utk mengenyam pendidikan yg lebih tinggi sangat besar. Dan persepsi ini harus dihapus di kalangan masyarakat ekonomi lemah. Lantas, bagaimana sebetulnya?             Untuk mu yg tekadnya sangat besar utk mengenyam pendidikan tinggi. Banyak sekali kampus2 yg tidak memungut biaya tinggi tetapi kualitas nya sangat tinggi. Tentu saja kamu harus mengejar kampus negeri.             Di kampus negeri, kita tidak banyak menerima tagihan baya...